Al Quran Halaman 592 (Surah Al-A'la, Al-Ghashiyah)

Baca Al-Quran Halaman 592 memuat Al-A'la ayat 16-19, Al-Ghashiyah ayat 1-26 dengan teks Arab jelas, terjemahan bahasa Indonesia, dan audio murottal per ayat.

Kandungan Halaman 592

  • Surah Al-A'la (الأعلى) ayat 16-19 Baca
  • Surah Al-Ghashiyah (الغاشية) ayat 1-26 Baca

Teks Lengkap Ayat Halaman 592

Al-A'la ayat 16

بَلْ تُؤْثِرُونَ ٱلْحَيَوٰةَ ٱلدُّنْيَا

Bal tu'ṡirūnal-ḥayātad-dun-yā.

Adapun kamu (orang-orang kafir) mengutamakan kehidupan dunia,

Al-A'la ayat 17

وَٱلْـَٔاخِرَةُ خَيْرٌ وَأَبْقَىٰٓ

Wal-ākhiratu khairuw wa abqā.

padahal kehidupan akhirat itu lebih baik dan lebih kekal.

Al-A'la ayat 18

إِنَّ هَـٰذَا لَفِى ٱلصُّحُفِ ٱلْأُولَىٰ

Inna hāżā lafiṣ-ṣuḥufil-ūlā.

Sesungguhnya (penjelasan) ini terdapat dalam suhuf (lembaran-lembaran) yang terdahulu,

Al-A'la ayat 19

صُحُفِ إِبْرَٰهِيمَ وَمُوسَىٰ

Ṣuḥufi ibrāhīma wa mūsā.

(yaitu) suhuf (yang diturunkan kepada) Ibrahim dan Musa.

Al-Ghashiyah ayat 1

هَلْ أَتَىٰكَ حَدِيثُ ٱلْغَـٰشِيَةِ

Hal atāka ḥadīṡul-gāsyiyah(ti).

Sudahkah sampai kepadamu berita tentang al-Gāsyiyah (hari Kiamat yang menutupi kesadaran manusia dengan kedahsyatannya)?

Al-Ghashiyah ayat 2

وُجُوهٌ يَوْمَئِذٍ خَـٰشِعَةٌ

Wujūhuy yauma'iżin khāsyi‘ah(tun).

Pada hari itu banyak wajah yang tertunduk hina

Al-Ghashiyah ayat 3

عَامِلَةٌ نَّاصِبَةٌ

‘Amilatun nāṣibah(tun).

(karena) berusaha keras (menghindari azab neraka) lagi kepayahan (karena dibelenggu).

Al-Ghashiyah ayat 4

تَصْلَىٰ نَارًا حَامِيَةً

Taṣlā nāran ḥāmiyah(tan).

Mereka memasuki api (neraka) yang sangat panas.

Al-Ghashiyah ayat 5

تُسْقَىٰ مِنْ عَيْنٍ ءَانِيَةٍ

Tusqā min ‘ainin āniyah(tin).

(Mereka) diberi minum dari sumber mata air yang sangat panas.

Al-Ghashiyah ayat 6

لَّيْسَ لَهُمْ طَعَامٌ إِلَّا مِن ضَرِيعٍ

Laisa lahum ṭa‘āmun illā min ḍarī‘(in).

Tidak ada makanan bagi mereka selain dari pohon yang berduri,

Al-Ghashiyah ayat 7

لَّا يُسْمِنُ وَلَا يُغْنِى مِن جُوعٍ

Lā yusminu wa lā yugnī min jū‘(in).

yang tidak menggemukkan dan tidak pula menghilangkan lapar.

Al-Ghashiyah ayat 8

وُجُوهٌ يَوْمَئِذٍ نَّاعِمَةٌ

Wujūhuy yauma'iżin nā‘imah(tun).

Pada hari itu banyak (pula) wajah yang berseri-seri,

Al-Ghashiyah ayat 9

لِّسَعْيِهَا رَاضِيَةٌ

Lisa‘yihā rāḍiyah(tun).

merasa puas karena usahanya.

Al-Ghashiyah ayat 10

فِى جَنَّةٍ عَالِيَةٍ

Fī jannatin ‘āliyah(tin).

(Mereka) dalam surga yang tinggi.

Al-Ghashiyah ayat 11

لَّا تَسْمَعُ فِيهَا لَـٰغِيَةً

Lā tasama‘u fīhā lāgiyah(tan).

Di sana kamu tidak mendengar (perkataan) yang tidak berguna.

Al-Ghashiyah ayat 12

فِيهَا عَيْنٌ جَارِيَةٌ

Fīhā ‘ainun jāriyah(tun).

Di sana ada mata air yang mengalir.

Al-Ghashiyah ayat 13

فِيهَا سُرُرٌ مَّرْفُوعَةٌ

Fīhā sururum marfū‘ah(tun).

Di sana ada (pula) dipan-dipan yang ditinggikan,

Al-Ghashiyah ayat 14

وَأَكْوَابٌ مَّوْضُوعَةٌ

Wa akwābum mauḍū‘ah(tun).

gelas-gelas yang tersedia (di dekatnya),

Al-Ghashiyah ayat 15

وَنَمَارِقُ مَصْفُوفَةٌ

Wa namāriqu maṣfūfah(tun).

bantal-bantal sandaran yang tersusun,

Al-Ghashiyah ayat 16

وَزَرَابِىُّ مَبْثُوثَةٌ

Wa zarābiyyu mabṡūṡah(tun).

dan permadani-permadani yang terhampar.

Al-Ghashiyah ayat 17

أَفَلَا يَنظُرُونَ إِلَى ٱلْإِبِلِ كَيْفَ خُلِقَتْ

Afalā yanẓurūna ilal-ibili kaifa khuliqat.

Tidakkah mereka memperhatikan unta, bagaimana ia diciptakan?

Al-Ghashiyah ayat 18

وَإِلَى ٱلسَّمَآءِ كَيْفَ رُفِعَتْ

Wa ilas-samā'i kaifa rufi‘at.

Bagaimana langit ditinggikan?

Al-Ghashiyah ayat 19

وَإِلَى ٱلْجِبَالِ كَيْفَ نُصِبَتْ

Wa ilal-jibāli kaifa nuṣibat.

Bagaimana gunung-gunung ditegakkan?

Al-Ghashiyah ayat 20

وَإِلَى ٱلْأَرْضِ كَيْفَ سُطِحَتْ

Wa ilal-arḍi kaifa suṭiḥat.

Bagaimana pula bumi dihamparkan?

Al-Ghashiyah ayat 21

فَذَكِّرْ إِنَّمَآ أَنتَ مُذَكِّرٌ

Fa żakkir, innamā anta mużakkir(un).

Maka, berilah peringatan karena sesungguhnya engkau (Nabi Muhammad) hanyalah pemberi peringatan.

Al-Ghashiyah ayat 22

لَّسْتَ عَلَيْهِم بِمُصَيْطِرٍ

Lasta ‘alaihim bimusaiṭir(in).

Engkau bukanlah orang yang berkuasa atas mereka.

Al-Ghashiyah ayat 23

إِلَّا مَن تَوَلَّىٰ وَكَفَرَ

Illā man tawallā wa kafar(a).

Akan tetapi, orang yang berpaling dan kufur,

Al-Ghashiyah ayat 24

فَيُعَذِّبُهُ ٱللَّهُ ٱلْعَذَابَ ٱلْأَكْبَرَ

Fa yu‘ażżibuhullāhul-‘ażābal-akbar(a).

Allah akan mengazabnya dengan azab yang paling besar.

Al-Ghashiyah ayat 25

إِنَّ إِلَيْنَآ إِيَابَهُمْ

Inna ilainā iyābahum.

Sesungguhnya kepada Kamilah mereka kembali.

Al-Ghashiyah ayat 26

ثُمَّ إِنَّ عَلَيْنَا حِسَابَهُم

Ṡumma inna ‘alainā ḥisābahum.

Kemudian, sesungguhnya Kamilah yang berhak melakukan hisab (perhitungan) atas mereka.