Al Quran Halaman 591 (Surah At-Tariq, Al-A'la)

Baca Al-Quran Halaman 591 memuat At-Tariq ayat 1-17, Al-A'la ayat 1-15 dengan teks Arab jelas, terjemahan bahasa Indonesia, dan audio murottal per ayat.

Kandungan Halaman 591

  • Surah At-Tariq (الطارق) ayat 1-17 Baca
  • Surah Al-A'la (الأعلى) ayat 1-15 Baca

Teks Lengkap Ayat Halaman 591

At-Tariq ayat 1

وَٱلسَّمَآءِ وَٱلطَّارِقِ

Was-samā'i waṭ-ṭāriq(i).

Demi langit dan yang datang pada malam hari.

At-Tariq ayat 2

وَمَآ أَدْرَىٰكَ مَا ٱلطَّارِقُ

Wa mā adrāka maṭ-ṭāriq(u).

Tahukah kamu apakah yang datang pada malam hari itu?

At-Tariq ayat 3

ٱلنَّجْمُ ٱلثَّاقِبُ

An-najmuṡ-ṡāqib(u).

(Itulah) bintang yang bersinar tajam.

At-Tariq ayat 4

إِن كُلُّ نَفْسٍ لَّمَّا عَلَيْهَا حَافِظٌ

In kullu nafsil lammā ‘alaihā ḥāfiẓ(un).

Setiap orang pasti ada penjaganya.

At-Tariq ayat 5

فَلْيَنظُرِ ٱلْإِنسَـٰنُ مِمَّ خُلِقَ

Falyanẓuril-insānu mimma khuliq(a).

Hendaklah manusia memperhatikan dari apa dia diciptakan.

At-Tariq ayat 6

خُلِقَ مِن مَّآءٍ دَافِقٍ

Khuliqa mim mā'in dāfiq(in).

Dia diciptakan dari air (mani) yang memancar,

At-Tariq ayat 7

يَخْرُجُ مِنۢ بَيْنِ ٱلصُّلْبِ وَٱلتَّرَآئِبِ

Yakhruju mim bainiṣ-ṣulbi wat-tarā'ib(i).

yang keluar dari antara tulang sulbi (punggung) dan tulang dada.

At-Tariq ayat 8

إِنَّهُۥ عَلَىٰ رَجْعِهِۦ لَقَادِرٌ

Innahū ‘alā raj‘ihī laqādir(un).

Sesungguhnya Dia (Allah) benar-benar kuasa untuk mengembalikannya (hidup setelah mati)

At-Tariq ayat 9

يَوْمَ تُبْلَى ٱلسَّرَآئِرُ

Yauma tublas-sarā'ir(u).

pada hari ditampakkan segala rahasia.

At-Tariq ayat 10

فَمَا لَهُۥ مِن قُوَّةٍ وَلَا نَاصِرٍ

Famā lahū min quwwatiw wa lā nāṣir(in).

Maka, baginya (manusia) tidak ada lagi kekuatan dan tidak (pula) ada penolong.

At-Tariq ayat 11

وَٱلسَّمَآءِ ذَاتِ ٱلرَّجْعِ

Was-samā'i żātir-raj‘(i).

Demi langit yang mengandung hujan753)

At-Tariq ayat 12

وَٱلْأَرْضِ ذَاتِ ٱلصَّدْعِ

Wal-arḍi żātiṣ-ṣad‘(i).

dan bumi yang memiliki rekahan (tempat tumbuhnya pepohonan),

At-Tariq ayat 13

إِنَّهُۥ لَقَوْلٌ فَصْلٌ

Innahū laqaulun faṣl(un).

sesungguhnya (Al-Qur’an) itu benar-benar firman pemisah (antara yang hak dan yang batil)

At-Tariq ayat 14

وَمَا هُوَ بِٱلْهَزْلِ

Wa mā huwa bil-hazl(i).

dan ia (Al-Qur’an) sama sekali bukan perkataan senda gurau.

At-Tariq ayat 15

إِنَّهُمْ يَكِيدُونَ كَيْدًا

Innahum yakīdūna kaidā(n).

Sesungguhnya mereka (orang kafir) melakukan tipu daya.

At-Tariq ayat 16

وَأَكِيدُ كَيْدًا

Wa akīdu kaidā(n).

Aku pun membalasnya dengan tipu daya.

At-Tariq ayat 17

فَمَهِّلِ ٱلْكَـٰفِرِينَ أَمْهِلْهُمْ رُوَيْدًۢا

Fa mahhilil-kāfirīna amhilhum ruwaidā(n).

Maka, tangguhkanlah orang-orang kafir itu. Biarkanlah mereka sejenak (bersenang-senang).

Al-A'la ayat 1

سَبِّحِ ٱسْمَ رَبِّكَ ٱلْأَعْلَى

Sabbiḥisma rabbikal-a‘lā.

Sucikanlah nama Tuhanmu Yang Maha Tinggi,

Al-A'la ayat 2

ٱلَّذِى خَلَقَ فَسَوَّىٰ

Allażī khalaqa fasawwā.

yang menciptakan, lalu menyempurnakan (ciptaan-Nya),

Al-A'la ayat 3

وَٱلَّذِى قَدَّرَ فَهَدَىٰ

Wal-lażī qaddara fahadā.

yang menentukan kadar (masing-masing) dan memberi petunjuk,

Al-A'la ayat 4

وَٱلَّذِىٓ أَخْرَجَ ٱلْمَرْعَىٰ

Wal-lażī akhrajal-mar‘ā.

dan yang menumbuhkan (rerumputan) padang gembala,

Al-A'la ayat 5

فَجَعَلَهُۥ غُثَآءً أَحْوَىٰ

Fa ja‘alahū guṡā'an aḥwā.

lalu menjadikannya kering kehitam-hitaman.

Al-A'la ayat 6

سَنُقْرِئُكَ فَلَا تَنسَىٰٓ

Sanuqri'uka falā tansā.

Kami akan membacakan (Al-Qur’an) kepadamu (Nabi Muhammad) sehingga engkau tidak akan lupa,

Al-A'la ayat 7

إِلَّا مَا شَآءَ ٱللَّهُ ۚ إِنَّهُۥ يَعْلَمُ ٱلْجَهْرَ وَمَا يَخْفَىٰ

Illā mā syā'allāh(u), innahū ya‘lamul-jahra wa mā yakhfā.

kecuali jika Allah menghendaki. Sesungguhnya Dia mengetahui yang terang dan yang tersembunyi.

Al-A'la ayat 8

وَنُيَسِّرُكَ لِلْيُسْرَىٰ

Wa nuyassiruka lil-yusrā.

Kami akan melapangkan bagimu jalan kemudahan (dalam segala urusan).

Al-A'la ayat 9

فَذَكِّرْ إِن نَّفَعَتِ ٱلذِّكْرَىٰ

Fa żakkir in nafa‘atiż-żikrā.

Maka, sampaikanlah peringatan jika peringatan itu bermanfaat.

Al-A'la ayat 10

سَيَذَّكَّرُ مَن يَخْشَىٰ

Sayażżakkaru may yakhsyā.

Orang yang takut (kepada Allah) akan mengambil pelajaran,

Al-A'la ayat 11

وَيَتَجَنَّبُهَا ٱلْأَشْقَى

Wa yatajannabuhal-asyqā.

sedangkan orang-orang yang celaka (kafir) akan menjauhinya,

Al-A'la ayat 12

ٱلَّذِى يَصْلَى ٱلنَّارَ ٱلْكُبْرَىٰ

Allażī yaṣlan-nāral-kubrā.

(yaitu) orang yang akan memasuki api (neraka) yang besar.

Al-A'la ayat 13

ثُمَّ لَا يَمُوتُ فِيهَا وَلَا يَحْيَىٰ

Ṡumma lā yamūtu fīhā wa lā yaḥyā.

Selanjutnya, dia tidak mati dan tidak (pula) hidup di sana.

Al-A'la ayat 14

قَدْ أَفْلَحَ مَن تَزَكَّىٰ

Qad aflaḥa man tazakkā.

Sungguh, beruntung orang yang menyucikan diri (dari kekafiran)

Al-A'la ayat 15

وَذَكَرَ ٱسْمَ رَبِّهِۦ فَصَلَّىٰ

Wa żakarasma rabbihī fa ṣallā.

dan mengingat nama Tuhannya, lalu dia salat.