Al Quran Halaman 595 (Surah Ash-Shams, Al-Layl)

Baca Al-Quran Halaman 595 memuat Ash-Shams ayat 1-15, Al-Layl ayat 1-14 dengan teks Arab jelas, terjemahan bahasa Indonesia, dan audio murottal per ayat.

Kandungan Halaman 595

  • Surah Ash-Shams (الشمس) ayat 1-15 Baca
  • Surah Al-Layl (الليل) ayat 1-14 Baca

Teks Lengkap Ayat Halaman 595

Ash-Shams ayat 1

وَٱلشَّمْسِ وَضُحَىٰهَا

Wasy-syamsi wa ḍuḥāhā.

Demi matahari dan sinarnya pada waktu duha (ketika matahari naik sepenggalah),

Ash-Shams ayat 2

وَٱلْقَمَرِ إِذَا تَلَىٰهَا

Wal-qamari iżā talāhā.

demi bulan saat mengiringinya,

Ash-Shams ayat 3

وَٱلنَّهَارِ إِذَا جَلَّىٰهَا

Wan-nahāri iżā jallāhā.

demi siang saat menampakkannya,

Ash-Shams ayat 4

وَٱلَّيْلِ إِذَا يَغْشَىٰهَا

Wal-laili iżā yagsyāhā.

demi malam saat menutupinya (gelap gulita),

Ash-Shams ayat 5

وَٱلسَّمَآءِ وَمَا بَنَىٰهَا

Was-samā'i wa mā banāhā.

demi langit serta pembuatannya,

Ash-Shams ayat 6

وَٱلْأَرْضِ وَمَا طَحَىٰهَا

Wal-arḍi wa mā ṭaḥāhā.

demi bumi serta penghamparannya,

Ash-Shams ayat 7

وَنَفْسٍ وَمَا سَوَّىٰهَا

Wa nafsiw wa mā sawwāhā.

dan demi jiwa serta penyempurnaan (ciptaan)-nya,

Ash-Shams ayat 8

فَأَلْهَمَهَا فُجُورَهَا وَتَقْوَىٰهَا

Fa alhamahā fujūrahā wa taqwāhā.

lalu Dia mengilhamkan kepadanya (jalan) kejahatan dan ketakwaannya,

Ash-Shams ayat 9

قَدْ أَفْلَحَ مَن زَكَّىٰهَا

Qad aflaḥa man zakkāhā.

sungguh beruntung orang yang menyucikannya (jiwa itu)

Ash-Shams ayat 10

وَقَدْ خَابَ مَن دَسَّىٰهَا

Wa qad khāba man dassāhā.

dan sungguh rugi orang yang mengotorinya.

Ash-Shams ayat 11

كَذَّبَتْ ثَمُودُ بِطَغْوَىٰهَآ

Każżabat ṡamūdu biṭagwāhā.

(Kaum) Samud telah mendustakan (rasulnya) karena mereka melampaui batas

Ash-Shams ayat 12

إِذِ ٱنۢبَعَثَ أَشْقَىٰهَا

Iżimba‘aṡa asyqāhā.

ketika orang yang paling celaka di antara mereka bangkit (untuk menyembelih unta betina Allah).

Ash-Shams ayat 13

فَقَالَ لَهُمْ رَسُولُ ٱللَّهِ نَاقَةَ ٱللَّهِ وَسُقْيَـٰهَا

Fa qāla lahum rasūlullāhi nāqatallāhi wa suqyāhā.

Rasul Allah (Saleh) lalu berkata kepada mereka, “(Biarkanlah) unta betina Allah ini beserta minumannya.”

Ash-Shams ayat 14

فَكَذَّبُوهُ فَعَقَرُوهَا فَدَمْدَمَ عَلَيْهِمْ رَبُّهُم بِذَنۢبِهِمْ فَسَوَّىٰهَا

Fa każżabūhu fa ‘aqarūhā fa damdama ‘alaihim rabbuhum biżambihim fa sawwāhā.

Namun, mereka kemudian mendustakannya (Saleh) dan menyembelih (unta betina) itu. Maka, Tuhan membinasakan mereka karena dosa-dosanya, lalu meratakan mereka (dengan tanah).

Ash-Shams ayat 15

وَلَا يَخَافُ عُقْبَـٰهَا

Wa lā yakhāfu ‘uqbāhā.

Dia tidak takut terhadap akibatnya.

Al-Layl ayat 1

وَٱلَّيْلِ إِذَا يَغْشَىٰ

Wal-laili iżā yagsyā.

Demi malam apabila menutupi (cahaya siang),

Al-Layl ayat 2

وَٱلنَّهَارِ إِذَا تَجَلَّىٰ

Wan-nahāri iżā tajallā.

demi siang apabila terang benderang,

Al-Layl ayat 3

وَمَا خَلَقَ ٱلذَّكَرَ وَٱلْأُنثَىٰٓ

Wa mā khalaqaż-żakara wal-unṡā.

dan demi penciptaan laki-laki dan perempuan,

Al-Layl ayat 4

إِنَّ سَعْيَكُمْ لَشَتَّىٰ

Inna sa‘yakum lasyattā.

sesungguhnya usahamu benar-benar beraneka ragam.

Al-Layl ayat 5

فَأَمَّا مَنْ أَعْطَىٰ وَٱتَّقَىٰ

Fa ammā man a‘ṭā wattaqā.

Siapa yang memberikan (hartanya di jalan Allah) dan bertakwa

Al-Layl ayat 6

وَصَدَّقَ بِٱلْحُسْنَىٰ

Wa ṣaddaqa bil-ḥusnā.

serta membenarkan adanya (balasan) yang terbaik (surga),

Al-Layl ayat 7

فَسَنُيَسِّرُهُۥ لِلْيُسْرَىٰ

Fa sanuyassiruhū lil-yusrā.

Kami akan melapangkan baginya jalan kemudahan (kebahagiaan).

Al-Layl ayat 8

وَأَمَّا مَنۢ بَخِلَ وَٱسْتَغْنَىٰ

Wa ammā man bakhila wastagnā.

Adapun orang yang kikir dan merasa dirinya cukup (tidak perlu pertolongan Allah)

Al-Layl ayat 9

وَكَذَّبَ بِٱلْحُسْنَىٰ

Wa każżaba bil-ḥusnā.

serta mendustakan (balasan) yang terbaik,

Al-Layl ayat 10

فَسَنُيَسِّرُهُۥ لِلْعُسْرَىٰ

Fa sanuyassiruhū lil-‘usrā.

Kami akan memudahkannya menuju jalan kesengsaraan.

Al-Layl ayat 11

وَمَا يُغْنِى عَنْهُ مَالُهُۥٓ إِذَا تَرَدَّىٰٓ

Wa mā yugnī ‘anhu māluhū iżā taraddā.

Hartanya tidak bermanfaat baginya apabila dia telah binasa.

Al-Layl ayat 12

إِنَّ عَلَيْنَا لَلْهُدَىٰ

Inna ‘alainā lal-hudā.

Sesungguhnya Kamilah yang (berhak) memberi petunjuk.

Al-Layl ayat 13

وَإِنَّ لَنَا لَلْـَٔاخِرَةَ وَٱلْأُولَىٰ

Wa inna lanā lal-ākhirata wal-ūlā.

Sesungguhnya milik Kamilah akhirat dan dunia.

Al-Layl ayat 14

فَأَنذَرْتُكُمْ نَارًا تَلَظَّىٰ

Fa anżartukum nāran talaẓẓā.

Aku memperingatkanmu dengan neraka yang menyala-nyala.