إِنَّ يَوْمَ ٱلْفَصْلِ مِيقَـٰتُهُمْ أَجْمَعِينَ
Inna yaumal-faṣli mīqātuhum ajma‘īn(a).
Sesungguhnya hari keputusan (hari Kiamat) itu adalah waktu yang dijanjikan bagi mereka semuanya,
Baca Al-Quran Halaman 498 memuat Ad-Dukhan ayat 40-59 dengan teks Arab jelas, terjemahan bahasa Indonesia, dan audio murottal per ayat.
إِنَّ يَوْمَ ٱلْفَصْلِ مِيقَـٰتُهُمْ أَجْمَعِينَ
Inna yaumal-faṣli mīqātuhum ajma‘īn(a).
Sesungguhnya hari keputusan (hari Kiamat) itu adalah waktu yang dijanjikan bagi mereka semuanya,
يَوْمَ لَا يُغْنِى مَوْلًى عَن مَّوْلًى شَيْـًٔا وَلَا هُمْ يُنصَرُونَ
Yauma lā yugnī maulan ‘am maulan syai'aw wa lā hum yunṣarūn(a).
(yaitu) hari (ketika) seorang teman setia sama sekali tidak dapat memberi manfaat sedikit pun kepada teman lainnya dan mereka tidak akan mendapat pertolongan,
إِلَّا مَن رَّحِمَ ٱللَّهُ ۚ إِنَّهُۥ هُوَ ٱلْعَزِيزُ ٱلرَّحِيمُ
Illā mar raḥimallāh(u), innahū huwal-‘azīzur-raḥīm(u).
kecuali orang yang diberi rahmat oleh Allah. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang.
إِنَّ شَجَرَتَ ٱلزَّقُّومِ
Inna syajarataz-zaqqūm(i).
Sesungguhnya pohon zaqum itu
طَعَامُ ٱلْأَثِيمِ
Ṭa‘āmul-aṡīm(i).
adalah makanan orang yang bergelimang dosa.
كَٱلْمُهْلِ يَغْلِى فِى ٱلْبُطُونِ
Kal-muhl(i), yaglī fil-buṭūn(i).
(Zaqum itu) seperti cairan tembaga yang mendidih di dalam perut,
كَغَلْىِ ٱلْحَمِيمِ
Kagalyil-ḥamīm(i).
seperti mendidihnya air yang sangat panas.
خُذُوهُ فَٱعْتِلُوهُ إِلَىٰ سَوَآءِ ٱلْجَحِيمِ
Khużūhu fa‘tilūhu ilā sawā'il-jaḥīm(i).
Peganglah dia (wahai malaikat Zabaniyah), kemudian seretlah sampai ke tengah-tengah (neraka) Jahim.
ثُمَّ صُبُّوا۟ فَوْقَ رَأْسِهِۦ مِنْ عَذَابِ ٱلْحَمِيمِ
Ṡumma ṣubbū fauqa ra'sihī min ‘azābil-ḥamīm(i).
Kemudian, tuangkanlah di atas kepalanya azab berupa air yang sangat panas.
ذُقْ إِنَّكَ أَنتَ ٱلْعَزِيزُ ٱلْكَرِيمُ
Żuq, innaka antal-‘azīzul-karīm(u).
(Dikatakan kepadanya,) “Rasakanlah! Sesungguhnya engkau (dalam kehidupan dunia) benar-benar (merasa sebagai orang) yang perkasa lagi mulia.
إِنَّ هَـٰذَا مَا كُنتُم بِهِۦ تَمْتَرُونَ
Inna hāżā mā kuntum bihī tamtarūn(a).
Sesungguhnya (azab) ini adalah sesuatu yang selalu kamu ragukan.”
إِنَّ ٱلْمُتَّقِينَ فِى مَقَامٍ أَمِينٍ
Innal-muttaqīna fī maqāmin amīn(in).
Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa berada dalam tempat yang aman,
فِى جَنَّـٰتٍ وَعُيُونٍ
Fī jannātiw wa ‘uyūn(in).
(yaitu) di dalam taman-taman dan mata-mata air.
يَلْبَسُونَ مِن سُندُسٍ وَإِسْتَبْرَقٍ مُّتَقَـٰبِلِينَ
Yalbasūna min sundusiw wa istabraqim mutaqābilīn(a).
Mereka memakai sutra yang halus dan sutra yang tebal seraya (duduk) berhadapan.
كَذَٰلِكَ وَزَوَّجْنَـٰهُم بِحُورٍ عِينٍ
Każālik(a), wa zawwajnāhum biḥūrin ‘īn(in).
Demikianlah (keadaan penghuni surga) dan Kami menjadikan mereka berpasangan dengan bidadari yang bermata elok.
يَدْعُونَ فِيهَا بِكُلِّ فَـٰكِهَةٍ ءَامِنِينَ
Yad‘ūna fīhā bikulli fākihatin āminīn(a).
Di dalamnya mereka dapat meminta segala macam buah-buahan dengan aman dan tenteram.687)
لَا يَذُوقُونَ فِيهَا ٱلْمَوْتَ إِلَّا ٱلْمَوْتَةَ ٱلْأُولَىٰ ۖ وَوَقَىٰهُمْ عَذَابَ ٱلْجَحِيمِ
Lā yażūqūna fīhal-mauta illal-mautatal-ūlā, wa waqāhum ‘ażābal-jaḥīm(i).
Mereka tidak akan merasakan mati di dalamnya selain kematian pertama (di dunia). Allah melindungi mereka dari azab (neraka) Jahim
فَضْلًا مِّن رَّبِّكَ ۚ ذَٰلِكَ هُوَ ٱلْفَوْزُ ٱلْعَظِيمُ
Faḍlam mir rabbika żālika huwal-fauzul-‘aẓīm(u).
sebagai karunia dari Tuhanmu. Itulah kemenangan yang sangat agung.
فَإِنَّمَا يَسَّرْنَـٰهُ بِلِسَانِكَ لَعَلَّهُمْ يَتَذَكَّرُونَ
Fa innamā yassarnāhu bilisānika la‘allahum yatażakkarūn(a).
Sesungguhnya Kami telah memudahkannya (Al-Qur’an) dengan bahasamu (Arab) supaya mereka mendapat pelajaran.
فَٱرْتَقِبْ إِنَّهُم مُّرْتَقِبُونَ
Fartaqib innahum murtaqibūn(a).
Maka, tunggulah (kehancuran mereka)! Sesungguhnya mereka itu (juga sedang) menunggu.