Al Quran Halaman 446 (Surah As-Saffat)

Baca Al-Quran Halaman 446 memuat As-Saffat ayat 1-24 dengan teks Arab jelas, terjemahan bahasa Indonesia, dan audio murottal per ayat.

Kandungan Halaman 446

  • Surah As-Saffat (الصافات) ayat 1-24 Baca

Teks Lengkap Ayat Halaman 446

As-Saffat ayat 1

وَٱلصَّـٰٓفَّـٰتِ صَفًّا

Waṣ-ṣāffāti ṣaffā(n).

Demi (rombongan malaikat) yang berbaris bersaf-saf, (untuk beribadah kepada Allah),

As-Saffat ayat 2

فَٱلزَّٰجِرَٰتِ زَجْرًا

Faz-zājirāti zajrā(n).

demi (rombongan malaikat) yang mencegah (segala sesuatu) dengan sungguh-sungguh,

As-Saffat ayat 3

فَٱلتَّـٰلِيَـٰتِ ذِكْرًا

Fat-tāliyāti żikrā(n).

demi (rombongan malaikat) yang membacakan peringatan,

As-Saffat ayat 4

إِنَّ إِلَـٰهَكُمْ لَوَٰحِدٌ

Inna ilāhakum lawāḥid(un).

sungguh, Tuhanmu benar-benar Esa.

As-Saffat ayat 5

رَّبُّ ٱلسَّمَـٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ وَمَا بَيْنَهُمَا وَرَبُّ ٱلْمَشَـٰرِقِ

Rabbus-samāwāti wal-arḍi wa mā bainahumā wa rabbul-masyāriq(i).

Tuhan langit dan bumi dan apa yang berada di antara keduanya dan Tuhan tempat-tempat terbitnya matahari.

As-Saffat ayat 6

إِنَّا زَيَّنَّا ٱلسَّمَآءَ ٱلدُّنْيَا بِزِينَةٍ ٱلْكَوَاكِبِ

Innā zayyannas-samā'ad-dun-yā bizīnatinil-kawākib(i).

Sesungguhnya Kami telah menghiasi langit dunia (yang terdekat) dengan hiasan (berupa) bintang-bintang.

As-Saffat ayat 7

وَحِفْظًا مِّن كُلِّ شَيْطَـٰنٍ مَّارِدٍ

Wa ḥifẓam min kulli syaiṭānim mārid(in).

(Kami telah menjaganya dengan) penjagaan yang sempurna dari setiap setan yang durhaka.

As-Saffat ayat 8

لَّا يَسَّمَّعُونَ إِلَى ٱلْمَلَإِ ٱلْأَعْلَىٰ وَيُقْذَفُونَ مِن كُلِّ جَانِبٍ

Lā yassammā‘ūna ilal-mala'il-a‘lā wa yuqżafūna min kulli jānib(in).

Mereka (setan-setan) tidak dapat mendengar (percakapan) para malaikat dan mereka dilempari dari segala penjuru

As-Saffat ayat 9

دُحُورًا ۖ وَلَهُمْ عَذَابٌ وَاصِبٌ

Duḥūraw wa lahum ‘ażābuw wāṣib(un).

untuk mengusir mereka. Bagi mereka azab yang kekal (di akhirat),

As-Saffat ayat 10

إِلَّا مَنْ خَطِفَ ٱلْخَطْفَةَ فَأَتْبَعَهُۥ شِهَابٌ ثَاقِبٌ

Illā man khaṭifal-khaṭfata fa'atba‘ahū syihābun ṡāqib(un).

kecuali (setan) yang menyambar pembicaraan dengan sekali sambar; maka ia dikejar oleh bintang yang menyala.

As-Saffat ayat 11

فَٱسْتَفْتِهِمْ أَهُمْ أَشَدُّ خَلْقًا أَم مَّنْ خَلَقْنَآ ۚ إِنَّا خَلَقْنَـٰهُم مِّن طِينٍ لَّازِبٍۭ

Fastaftihim ahum asyaddu khalqan am man khalaqnā, innā khalaqnāhum min ṭīnil lāzib(in).

Maka, tanyakanlah kepada mereka (musyrik Makkah), “Apakah mereka (manusia) lebih sulit penciptaannya ataukah selainnya (langit, bumi, dan lainnya) yang telah Kami ciptakan?” Sesungguhnya Kami telah menciptakan (bapak) mereka (Adam) dari tanah liat.

As-Saffat ayat 12

بَلْ عَجِبْتَ وَيَسْخَرُونَ

Bal ‘ajibta wa yaskharūn(a).

Bahkan, engkau (Nabi Muhammad) menjadi heran (terhadap keingkaran mereka) dan mereka selalu menghinamu.

As-Saffat ayat 13

وَإِذَا ذُكِّرُوا۟ لَا يَذْكُرُونَ

Wa iżā żukkirū lā yażkurūn(a).

Apabila diberi peringatan, mereka tidak mengingat (mengindahkannya).

As-Saffat ayat 14

وَإِذَا رَأَوْا۟ ءَايَةً يَسْتَسْخِرُونَ

Wa iżā ra'au āyatay yastaskhirūn(a).

Apabila melihat suatu tanda (kebesaran Allah atau kebenaran Nabi Muhammad), mereka sangat menghina.

As-Saffat ayat 15

وَقَالُوٓا۟ إِنْ هَـٰذَآ إِلَّا سِحْرٌ مُّبِينٌ

Wa qālū in hāżā illā siḥrum mubīn(un).

Mereka berkata, “Ini tidak lain hanyalah sihir yang nyata.

As-Saffat ayat 16

أَءِذَا مِتْنَا وَكُنَّا تُرَابًا وَعِظَـٰمًا أَءِنَّا لَمَبْعُوثُونَ

A'iżā mitnā wa kunnā turābaw wa ‘iẓāman a'innā lamab‘ūṡūn(a).

Apabila kami telah mati, (lalu) menjadi tanah dan tulang-belulang, apakah kami benar-benar akan dibangkitkan?

As-Saffat ayat 17

أَوَءَابَآؤُنَا ٱلْأَوَّلُونَ

Awa ābā'unal-awwalūn(a).

Apakah nenek moyang kami yang terdahulu (akan dibangkitkan pula)?”

As-Saffat ayat 18

قُلْ نَعَمْ وَأَنتُمْ دَٰخِرُونَ

Qul na‘am wa antum dākhirūn(a).

Katakanlah (Nabi Muhammad), “Ya (kamu akan dibangkitkan) dan kamu akan terhina.”

As-Saffat ayat 19

فَإِنَّمَا هِىَ زَجْرَةٌ وَٰحِدَةٌ فَإِذَا هُمْ يَنظُرُونَ

Fa'innamā hiya zajratuw wāḥidatun fa'iżā hum yanẓurūn(a).

Sesungguhnya kebangkitan itu hanya dengan satu teriakan (tiupan sangkakala kedua). Maka, seketika itu mereka (bangun dari kematiannya) melihat (apa yang terjadi).

As-Saffat ayat 20

وَقَالُوا۟ يَـٰوَيْلَنَا هَـٰذَا يَوْمُ ٱلدِّينِ

Wa qālū yā wailanā hāżā yaumud-dīn(i).

Mereka berkata, “Alangkah celaka kami! (Kiranya) inilah hari Pembalasan itu.”

As-Saffat ayat 21

هَـٰذَا يَوْمُ ٱلْفَصْلِ ٱلَّذِى كُنتُم بِهِۦ تُكَذِّبُونَ

Hāżā yaumul-faṣlil-lażī kuntum bihī tukażżibūn(a).

Inilah hari keputusan yang dahulu (selalu) kamu dustakan.

As-Saffat ayat 22

۞ ٱحْشُرُوا۟ ٱلَّذِينَ ظَلَمُوا۟ وَأَزْوَٰجَهُمْ وَمَا كَانُوا۟ يَعْبُدُونَ

Uḥsyurul-lażīna ẓalamū wa azwājahum wa mā kānū ya‘budūn(a).

(Lalu, diperintahkan kepada para malaikat,) “Kumpulkanlah orang-orang yang zalim beserta teman sejawat mereka dan apa yang dahulu mereka sembah

As-Saffat ayat 23

مِن دُونِ ٱللَّهِ فَٱهْدُوهُمْ إِلَىٰ صِرَٰطِ ٱلْجَحِيمِ

Min dūnillāhi fahdūhum ilā ṣirāṭil-jaḥīm(i).

selain Allah. Lalu, tunjukkanlah kepada mereka jalan ke (neraka) Jahim.

As-Saffat ayat 24

وَقِفُوهُمْ ۖ إِنَّهُم مَّسْـُٔولُونَ

Waqifūhum innahum mas'ūlūn(a).

Tahanlah mereka (di tempat perhentian). Sesungguhnya mereka akan ditanya (tentang keyakinan dan perilaku mereka).”