Al Quran Halaman 372 (Surah Ash-Shu'ara)

Baca Al-Quran Halaman 372 memuat Ash-Shu'ara ayat 112-136 dengan teks Arab jelas, terjemahan bahasa Indonesia, dan audio murottal per ayat.

Kandungan Halaman 372

  • Surah Ash-Shu'ara (الشعراء) ayat 112-136 Baca

Teks Lengkap Ayat Halaman 372

Ash-Shu'ara ayat 112

قَالَ وَمَا عِلْمِى بِمَا كَانُوا۟ يَعْمَلُونَ

Qāla wa mā ‘ilmī bimā kānū ya‘malūn(a).

Dia (Nuh) menjawab, “Apa pengetahuanku tentang apa yang biasa mereka kerjakan?

Ash-Shu'ara ayat 113

إِنْ حِسَابُهُمْ إِلَّا عَلَىٰ رَبِّى ۖ لَوْ تَشْعُرُونَ

In ḥisābuhum illā ‘alā rabbī lau tasy‘urūn(a).

Perhitungan (amal) mereka tidak lain, kecuali ada pada Tuhanku jika kamu menyadari.

Ash-Shu'ara ayat 114

وَمَآ أَنَا۠ بِطَارِدِ ٱلْمُؤْمِنِينَ

Wa mā ana biṭāridil-mu'minīn(a).

Aku tidak akan mengusir orang-orang yang beriman.

Ash-Shu'ara ayat 115

إِنْ أَنَا۠ إِلَّا نَذِيرٌ مُّبِينٌ

In ana illā nażīrum mubīn(un).

Aku tidak lain, kecuali pemberi peringatan yang jelas.”

Ash-Shu'ara ayat 116

قَالُوا۟ لَئِن لَّمْ تَنتَهِ يَـٰنُوحُ لَتَكُونَنَّ مِنَ ٱلْمَرْجُومِينَ

Qālū la'illam tantahi yā nūḥu latakūnanna minal-marjūmīn(a).

Mereka berkata, “Wahai Nuh, jika tidak berhenti (dalam berdakwah), niscaya engkau akan termasuk orang-orang yang dirajam.”

Ash-Shu'ara ayat 117

قَالَ رَبِّ إِنَّ قَوْمِى كَذَّبُونِ

Qāla rabbi inna qaumī każżabūn(i).

Dia (Nuh) berkata, “Wahai Tuhanku, sesungguhnya kaumku telah mendustakanku.

Ash-Shu'ara ayat 118

فَٱفْتَحْ بَيْنِى وَبَيْنَهُمْ فَتْحًا وَنَجِّنِى وَمَن مَّعِىَ مِنَ ٱلْمُؤْمِنِينَ

Faftaḥ bainī wa bainahum fatḥaw wa najjinī wa mam ma‘iya minal-mu'minīn(a).

Maka, berilah keputusan antara aku dan mereka serta selamatkanlah aku dan orang-orang mukmin bersamaku.”

Ash-Shu'ara ayat 119

فَأَنجَيْنَـٰهُ وَمَن مَّعَهُۥ فِى ٱلْفُلْكِ ٱلْمَشْحُونِ

Fa anjaināhu wa mam ma‘ahū fil-fulkil-masyḥūn(i).

Kami selamatkan dia (Nuh) dan orang-orang yang bersamanya di dalam kapal yang penuh muatan.

Ash-Shu'ara ayat 120

ثُمَّ أَغْرَقْنَا بَعْدُ ٱلْبَاقِينَ

Ṡumma agraqnā ba‘dul-bāqīn(a).

Kemudian, Kami tenggelamkan orang-orang yang tersisa (tidak beriman) setelah itu.

Ash-Shu'ara ayat 121

إِنَّ فِى ذَٰلِكَ لَـَٔايَةً ۖ وَمَا كَانَ أَكْثَرُهُم مُّؤْمِنِينَ

Inna fī żālika la'āyah(tan), wa mā kāna akṡaruhum mu'minīn(a).

Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kekuasaan Allah), tetapi kebanyakan mereka tidak beriman.

Ash-Shu'ara ayat 122

وَإِنَّ رَبَّكَ لَهُوَ ٱلْعَزِيزُ ٱلرَّحِيمُ

Wa inna rabbaka lahuwal-‘azīzur-raḥīm(u).

Sesungguhnya Tuhanmu, Dialah yang benar-benar Maha Perkasa lagi Maha Penyayang.

Ash-Shu'ara ayat 123

كَذَّبَتْ عَادٌ ٱلْمُرْسَلِينَ

Każżabat ‘ādunil-mursalīn(a).

(Kaum) ‘Ad telah mendustakan para rasul.

Ash-Shu'ara ayat 124

إِذْ قَالَ لَهُمْ أَخُوهُمْ هُودٌ أَلَا تَتَّقُونَ

Iż qāla lahum akhūhum hūdun alā tattaqūn(a).

Ketika saudara mereka, Hud, berkata kepada mereka, “Mengapa kamu tidak bertakwa?

Ash-Shu'ara ayat 125

إِنِّى لَكُمْ رَسُولٌ أَمِينٌ

Innī lakum rasūlun amīn(un).

Sesungguhnya aku adalah seorang rasul tepercaya (yang diutus) kepadamu.

Ash-Shu'ara ayat 126

فَٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ وَأَطِيعُونِ

Fattaqullāha wa aṭī‘ūn(i).

Maka, bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku.

Ash-Shu'ara ayat 127

وَمَآ أَسْـَٔلُكُمْ عَلَيْهِ مِنْ أَجْرٍ ۖ إِنْ أَجْرِىَ إِلَّا عَلَىٰ رَبِّ ٱلْعَـٰلَمِينَ

Wa mā as'alukum ‘alaihi min ajr(in), in ajriya illā ‘alā rabbil-‘ālamīn(a).

Aku tidak meminta imbalan kepadamu atas (ajakan) itu. Imbalanku tidak lain, kecuali dari Tuhan semesta alam.

Ash-Shu'ara ayat 128

أَتَبْنُونَ بِكُلِّ رِيعٍ ءَايَةً تَعْبَثُونَ

Atabnūna bikulli rī‘in āyatan ta‘baṡūn(a).

Apakah kamu mendirikan istana di setiap tanah yang tinggi untuk kemegahan tanpa ditempati?

Ash-Shu'ara ayat 129

وَتَتَّخِذُونَ مَصَانِعَ لَعَلَّكُمْ تَخْلُدُونَ

Wa tattakhiżūna maṣāni‘a la‘allakum takhludūn(a).

Kamu (juga) membuat benteng-benteng dengan harapan hidup kekal?

Ash-Shu'ara ayat 130

وَإِذَا بَطَشْتُم بَطَشْتُمْ جَبَّارِينَ

Wa iżā baṭasytum baṭasytum jabbārīn(a).

Apabila menyiksa, kamu lakukan secara kejam dan bengis.

Ash-Shu'ara ayat 131

فَٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ وَأَطِيعُونِ

Fattaqullāha wa aṭī‘ūn(i).

Maka, bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku.

Ash-Shu'ara ayat 132

وَٱتَّقُوا۟ ٱلَّذِىٓ أَمَدَّكُم بِمَا تَعْلَمُونَ

Wattaqul-lażī amaddakum bimā ta‘lamūn(a).

Bertakwalah kepada (Allah) yang telah menganugerahkan kepadamu apa yang kamu ketahui.

Ash-Shu'ara ayat 133

أَمَدَّكُم بِأَنْعَـٰمٍ وَبَنِينَ

Amaddakum bi'an‘āmiw wa banīn(a).

Dia (Allah) telah menganugerahkan hewan ternak dan anak-anak kepadamu.

Ash-Shu'ara ayat 134

وَجَنَّـٰتٍ وَعُيُونٍ

Wa jannātiw wa ‘uyūn(in).

(Dia juga menganugerahkan) kebun-kebun dan mata air.

Ash-Shu'ara ayat 135

إِنِّىٓ أَخَافُ عَلَيْكُمْ عَذَابَ يَوْمٍ عَظِيمٍ

Innī akhāfu ‘alaikum ‘ażāba yaumin ‘aẓīm(in).

Sesungguhnya aku takut bahwa kamu akan ditimpa azab pada hari yang dahsyat.”

Ash-Shu'ara ayat 136

قَالُوا۟ سَوَآءٌ عَلَيْنَآ أَوَعَظْتَ أَمْ لَمْ تَكُن مِّنَ ٱلْوَٰعِظِينَ

Qālū sawā'un ‘alainā awa‘aẓta am lam takum minal-wā‘iẓīn(a).

Mereka menjawab, “Sama saja bagi kami, apakah engkau memberi nasihat atau tidak memberi nasihat.