Al Quran Halaman 367 (Surah Ash-Shu'ara)

Baca Al-Quran Halaman 367 memuat Ash-Shu'ara ayat 1-19 dengan teks Arab jelas, terjemahan bahasa Indonesia, dan audio murottal per ayat.

Kandungan Halaman 367

  • Surah Ash-Shu'ara (الشعراء) ayat 1-19 Baca

Teks Lengkap Ayat Halaman 367

Ash-Shu'ara ayat 1

طسٓمٓ

Ṭā Sīm Mīm.

Ṭā Sīn Mīm.

Ash-Shu'ara ayat 2

تِلْكَ ءَايَـٰتُ ٱلْكِتَـٰبِ ٱلْمُبِينِ

Tilka āyātul-kitābil-mubīn(i).

Itulah ayat-ayat Kitab (Al-Qur’an) yang jelas.

Ash-Shu'ara ayat 3

لَعَلَّكَ بَـٰخِعٌ نَّفْسَكَ أَلَّا يَكُونُوا۟ مُؤْمِنِينَ

La‘allaka bākhi‘un nafsaka allā yakūnū mu'minīn(a).

Boleh jadi engkau (Nabi Muhammad) akan membinasakan dirimu (dengan kesedihan) karena mereka (penduduk Makkah) tidak beriman.

Ash-Shu'ara ayat 4

إِن نَّشَأْ نُنَزِّلْ عَلَيْهِم مِّنَ ٱلسَّمَآءِ ءَايَةً فَظَلَّتْ أَعْنَـٰقُهُمْ لَهَا خَـٰضِعِينَ

In nasya' nunazzil ‘alaihim minas-samā'i āyatan fa ẓallat a‘nāquhum lahā khāḍi‘īn(a).

Jika berkehendak, niscaya Kami turunkan bukti (mukjizat) kepada mereka dari langit sehingga tengkuk mereka selalu tunduk kepadanya.

Ash-Shu'ara ayat 5

وَمَا يَأْتِيهِم مِّن ذِكْرٍ مِّنَ ٱلرَّحْمَـٰنِ مُحْدَثٍ إِلَّا كَانُوا۟ عَنْهُ مُعْرِضِينَ

Wa mā ya'tīhim min żikrim minar-raḥmāni muḥdaṡin illā kānū ‘anhu mu‘riḍīn(a).

Tidak datang kepada mereka suatu peringatan baru (ayat Al-Qur’an) dari Tuhan Yang Maha Pengasih, kecuali mereka selalu berpaling darinya.

Ash-Shu'ara ayat 6

فَقَدْ كَذَّبُوا۟ فَسَيَأْتِيهِمْ أَنۢبَـٰٓؤُا۟ مَا كَانُوا۟ بِهِۦ يَسْتَهْزِءُونَ

Faqad każżabū fa saya'tīhim ambā'u mā kānū bihī yastahzi'ūn(a).

Sungguh, mereka telah mendustakan (Al-Qur’an). Maka, kelak akan datang kepada mereka (kebenaran) berita-berita mengenai apa (azab) yang selalu mereka perolok-olokkan.

Ash-Shu'ara ayat 7

أَوَلَمْ يَرَوْا۟ إِلَى ٱلْأَرْضِ كَمْ أَنۢبَتْنَا فِيهَا مِن كُلِّ زَوْجٍ كَرِيمٍ

Awalam yarau ilal-arḍi kam ambatnā fīhā min kulli zaujin karīm(in).

Apakah mereka tidak memperhatikan bumi, betapa banyak Kami telah menumbuhkan di sana segala jenis (tanaman) yang tumbuh baik?

Ash-Shu'ara ayat 8

إِنَّ فِى ذَٰلِكَ لَـَٔايَةً ۖ وَمَا كَانَ أَكْثَرُهُم مُّؤْمِنِينَ

Inna fī żālika la'āyah(tan), wa mā kāna akṡaruhum mu'minīn(a).

Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kekuasaan Allah), tetapi kebanyakan mereka tidak beriman.

Ash-Shu'ara ayat 9

وَإِنَّ رَبَّكَ لَهُوَ ٱلْعَزِيزُ ٱلرَّحِيمُ

Inna rabbaka lahuwal-‘azīzur-raḥīm(u).

Sesungguhnya Tuhanmu, Dialah yang benar-benar Maha Perkasa lagi Maha Penyayang.

Ash-Shu'ara ayat 10

وَإِذْ نَادَىٰ رَبُّكَ مُوسَىٰٓ أَنِ ٱئْتِ ٱلْقَوْمَ ٱلظَّـٰلِمِينَ

Wa iż nādā rabbuka mūsā ani'til-qaumaẓ-ẓālimīn(a).

(Ingatlah) ketika Tuhanmu menyeru Musa (dengan firman-Nya), “Datangilah kaum yang zalim itu.

Ash-Shu'ara ayat 11

قَوْمَ فِرْعَوْنَ ۚ أَلَا يَتَّقُونَ

Qauma fir‘aun(a), alā yattaqūn(a).

(Yaitu) kaum Fir‘aun. Mengapa mereka tidak bertakwa?”

Ash-Shu'ara ayat 12

قَالَ رَبِّ إِنِّىٓ أَخَافُ أَن يُكَذِّبُونِ

Qāla rabbi innī akhāfu ay yukażżibūn(i).

Dia (Musa) berkata, “Wahai Tuhanku, sesungguhnya aku takut mereka akan mendustakanku.

Ash-Shu'ara ayat 13

وَيَضِيقُ صَدْرِى وَلَا يَنطَلِقُ لِسَانِى فَأَرْسِلْ إِلَىٰ هَـٰرُونَ

Wa yaḍīqu ṣadrī wa lā yanṭaliqu lisānī fa arsil ilā hārūn(a).

Dadaku terasa sempit dan lidahku kelu. Maka, utuslah Harun (bersamaku).536)

Ash-Shu'ara ayat 14

وَلَهُمْ عَلَىَّ ذَنۢبٌ فَأَخَافُ أَن يَقْتُلُونِ

Wa lahum ‘alayya żambun fa akhāfu ay yaqtulūn(i).

Aku berdosa terhadap mereka.537) Maka, aku takut mereka akan membunuhku.”

Ash-Shu'ara ayat 15

قَالَ كَلَّا ۖ فَٱذْهَبَا بِـَٔايَـٰتِنَآ ۖ إِنَّا مَعَكُم مُّسْتَمِعُونَ

Qāla kallā, fażhabā bi'āyātinā innā ma‘akum mustami‘ūn(a).

Dia (Allah) berfirman, “Tidak (mereka tidak akan dapat membunuhmu). Maka, pergilah berdua dengan membawa ayat-ayat Kami (mukjizat). Sesungguhnya Kami menyertaimu mendengarkan (apa yang mereka katakan).

Ash-Shu'ara ayat 16

فَأْتِيَا فِرْعَوْنَ فَقُولَآ إِنَّا رَسُولُ رَبِّ ٱلْعَـٰلَمِينَ

Fa'tiyā fir‘auna faqūlā innā rasūlu rabbil-‘ālamīn(a).

Maka, datanglah berdua kepada Fir‘aun dan katakanlah, ‘Sesungguhnya kami adalah utusan Tuhan semesta alam.

Ash-Shu'ara ayat 17

أَنْ أَرْسِلْ مَعَنَا بَنِىٓ إِسْرَٰٓءِيلَ

An arsil ma‘anā banī isrā'īl(a).

Lepaskanlah Bani Israil (pergi) bersama kami (menuju Baitulmaqdis).’”

Ash-Shu'ara ayat 18

قَالَ أَلَمْ نُرَبِّكَ فِينَا وَلِيدًا وَلَبِثْتَ فِينَا مِنْ عُمُرِكَ سِنِينَ

Qāla alam nurabbika fīnā walīdaw wa labiṡta fīnā min ‘umurika sinīn(a).

Dia (Fir‘aun) berkata, “Bukankah kami telah mengasuhmu dalam lingkungan (keluarga) kami, waktu engkau masih bayi dan engkau tinggal bersama kami beberapa tahun dari umurmu.538)

Ash-Shu'ara ayat 19

وَفَعَلْتَ فَعْلَتَكَ ٱلَّتِى فَعَلْتَ وَأَنتَ مِنَ ٱلْكَـٰفِرِينَ

Wa fa‘alta fa‘latakal-latī fa‘alta wa anta minal-kāfirīn(a).

Engkau (Musa) telah melakukan (kesalahan berupa) perbuatan yang telah engkau lakukan (membunuh seseorang dari kaumku) dan engkau termasuk orang yang ingkar (terhadap kebaikan dan ketuhananku).”